Sholat Tidak Gugur, Bahkan dalam Situasi Perang Sekalipun
Purwakarta, (01/05). Kewajiban sholat tidak gugur dalam kondisi apa pun, termasuk dalam situasi genting seperti perang. Hal tersebut ditegaskan Ustadz Irdhia Robby, MT dalam tausiyah ba’da Jumat di Masjid Baitul Auliya, Sukamulya.
Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa sholat merupakan kewajiban utama bagi umat Islam yang harus tetap ditegakkan dalam segala keadaan. “Dalam keadaan perang pun sholat tetap diwajibkan. Ini menunjukkan bahwa sholat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan, dalam kondisi darurat sekalipun, Islam telah mengatur tata cara pelaksanaan sholat agar tetap dapat dilaksanakan sesuai kemampuan, seperti melalui pelaksanaan sholat khauf. Hal ini menunjukkan tingginya kedudukan sholat dalam ajaran Islam.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menunaikan sholat tepat waktu sebagaimana perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an. Kedisiplinan waktu menjadi bagian dari ketaatan seorang hamba dalam menjalankan ibadah.
Ia juga mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 143 yang menggambarkan sikap lalai dan tidak konsisten dalam keimanan, sebagai peringatan agar umat Islam tidak bersikap setengah-setengah dalam menjalankan kewajiban, termasuk sholat.

Selain itu, Ustadz Irdhia turut menyampaikan peringatan keras dari Rasulullah SAW terhadap umat yang meninggalkan sholat berjamaah tanpa alasan yang dibenarkan. Menurutnya, terdapat ancaman tegas bagi mereka yang meremehkan kewajiban tersebut.
Di sisi lain, ia menegaskan keutamaan sholat berjamaah yang memiliki pahala jauh lebih besar dibandingkan sholat sendirian. “Keutamaan sholat berjamaah sangat besar, bahkan diibaratkan seperti mendapatkan pahala ibadah dalam waktu yang panjang,” tambahnya.
Melalui tausiyah tersebut, jamaah diharapkan semakin disiplin dalam menjaga sholat, khususnya secara berjamaah dan tepat waktu, serta menjadikan ibadah sebagai prioritas utama di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh jamaah setempat, dengan harapan dapat memperkuat kesadaran spiritual serta meningkatkan kualitas ibadah umat.