Kebenaran Bukan Soal Siapa yang Bicara, Syukur Kunci Keberkahan
Purwakarta, (01/05). Jamaah di Kampung Sukamanah, Bojong, Purwakarta, diingatkan untuk mengedepankan kebenaran dari isi nasihat yang disampaikan, serta memperkuat sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari. Nasihat tersebut disampaikan oleh Pembina Majelis Taklim Nurjannah Kampung Sukamanah Bojong Purwakarta, Dewan Penasihat (Wanhat) Kiyai Darwanto, dalam tausiyahnya.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kebenaran tidak bergantung pada siapa yang menyampaikan, melainkan pada isi pesan itu sendiri. “Lihatlah apa yang disampaikan, jangan melihat siapa yang menyampaikan. Kebenaran tetaplah kebenaran, siapa pun yang mengucapkannya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, sikap tersebut penting untuk menjaga kejernihan berpikir dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan berjamaah. Dengan demikian, umat dapat mengambil hikmah tanpa terpengaruh oleh penilaian subjektif terhadap penyampai.
Selain itu, ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur dalam segala keadaan. Sikap syukur, kata dia, merupakan kunci utama dalam meraih keberkahan hidup.
Ia mengingatkan firman Allah SWT bahwa siapa yang bersyukur akan ditambah nikmatnya, sementara sebaliknya, kufur nikmat akan membawa konsekuensi yang berat. “Sikap syukur tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam ketaatan dan amal perbuatan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan tausiyah tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh warga setempat. Diharapkan, melalui nasihat yang disampaikan, jamaah dapat semakin bijak dalam menyikapi perbedaan serta terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.