LDII Purwakarta Dukung Pembinaan Karakter dalam Festival Sepak Bola FORSGI Jawa Barat
Purwakarta, (25/01). LDII Kabupaten Purwakarta turut berpartisipasi dalam Festival Sepak Bola FORSGI Jawa Barat yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapang Seblak Bola, Kota Bekasi, dan diselenggarakan oleh FORSGI Kota Bekasi. Festival tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola.
Dalam kegiatan ini, LDII Purwakarta mengirimkan dua tim untuk berpartisipasi bersama peserta dari lima daerah lainnya, yaitu Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Subang, dan Indramayu. Keikutsertaan LDII Purwakarta merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter luhur. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

Festival Sepak Bola FORSGI Jawa Barat tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter atlet. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat lahir bibit pesepak bola yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga profesional dan religius. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip pembinaan generasi muda yang selama ini dijalankan oleh LDII.

Ketua FORSGI Kota Bekasi, Ali Warsito, menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk mencari bibit pesepak bola yang berkarakter luhur, profesional, dan religius. Karena pembinaan karakter menjadi landasan utama dalam mencetak atlet yang berdaya saing tinggi, “Diberharap para peserta yang terlibat dapat berkembang menjadi pesepak bola nasional maupun internasional yang berkualitas, memiliki karakter luhur profesional religius” jelasnya
Dewan Penasihat FORSGI Kota Bekasi, Sujiwo, menambahkan bahwa pembinaan olahraga dalam LDII memiliki keterkaitan erat dengan penanaman 29 karakter luhur. ” Pembiasaan yang dibentuk dalam 29 karakter yang di lakukan dalam pembinaan LDII pada generasi muda mendukung membentuk pesepak bola yang tidak hanya handal, namun memiliki karakter yang baik dan profesional religius” tegasnya.
Hal ini yang selalu menjadi fokus utama dalam pembinaan generasi muda LDII. Nilai-nilai dalam 29 karakter dinilai mampu membentuk pemain sepak bola yang tidak hanya handal di lapangan, tetapi juga memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan etika yang baik. Hal ini menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di masa depan. Hal ini yang selalu menjadi fokus utama dalam pembinaan generasi muda LDII