Pembinaan LDII: Perkuat Iman Hadapi Tantangan Zaman di Tahun 2026

Pembinaan LDII: Perkuat Iman Hadapi Tantangan Zaman di Tahun 2026

Purwakarta, (16/01). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus menguatkan perannya dalam membina umat agar tetap kokoh dalam keimanan di tengah derasnya tantangan zaman. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Tausiyah ba’da Jum’at yang digelar di Masjid Al-Muflihun, PAC LDII Sindangkasih.

Tausiyah disampaikan oleh Dewan Penasihat, Agung Riyanto, yang menekankan pentingnya meningkatkan semangat mengaji dan menuntut ilmu, khususnya memasuki tahun baru 2026 yang penuh dinamika sosial dan tantangan moral.

“Zaman semakin besar tantangannya di tahun baru 2026. Karena itu, kita perlu meningkatkan kegiatan mengaji di tingkat Pimpinan Anak Cabang PAC LDII Sindangkasih sebagai benteng untuk memagari diri dari pengaruh buruk zaman,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mensyukuri nikmat iman dan kesempatan berkumpul dalam majelis ilmu. Menurutnya, kebersamaan dalam suasana ibadah menjadi salah satu cara menjaga istiqamah dalam beragama.

“Kita patut bersyukur menjadi orang-orang beriman dan bisa berkumpul di sini untuk terus mencari ilmu,” tambahnya.

Pentingnya Ilmu sebagai Pelindung Iman
Dalam tausiyah tersebut, Agung Riyanto menegaskan bahwa semangat menuntut ilmu merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Hal ini sejalan dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an:

  1. QS. Al-Mujādilah: 11

يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”

Ayat ini menegaskan bahwa iman yang dibarengi ilmu akan melahirkan pribadi yang kuat secara spiritual dan matang dalam menyikapi perubahan zaman.

Ilmu sebagai Benteng dari Kerusakan Zaman
Selain Al-Qur’an, Rasulullah SAW juga menekankan urgensi menuntut ilmu sebagai bekal utama seorang muslim.

Hadis Riwayat Ibnu Majah


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.”


Hadis ini menjadi dasar kuat bagi LDII dalam mengembangkan program pembinaan berbasis pengajian rutin, majelis taklim, dan pembinaan generasi muda agar tidak tergerus arus negatif globalisasi.ujar J Harpendi Wakil ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta