Tausiyah Ba’da Jum’at di Masjid Nurridwan, H. Jojo Suwarjo Kaspan Ajak Jamaah Tingkatkan Kepedulian Sosial
Purwakarta, (23/01). Kepedulian terhadap sesama orang beriman menjadi pesan utama dalam tausiyah ba’da Jum’at yang disampaikan H. Jojo Suwarjo Kaspan di Masjid Nurridwan PAC LDII Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Dalam tausiyahnya, H. Jojo menegaskan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari sejauh mana umat Islam memiliki rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitarnya. “Sudahkah kita peduli dengan saudara kita? Apakah mereka sakit, apakah mereka sudah makan hari ini?” ujar H. Jojo di hadapan jamaah.
Ia mencontohkan keteladanan Umar bin Khattab r.a., yang dikenal sering berkeliling pada malam hari untuk memastikan kondisi rakyatnya. Dalam satu kisah, Umar mendapati seorang ibu yang memasak batu untuk menenangkan anaknya yang kelaparan.
Kisah tersebut, menurut H. Jojo, menjadi gambaran nyata pentingnya empati dan tanggung jawab sosial dalam Islam. “Umar bin Khattab tidak ingin merasa kenyang sementara ada rakyatnya yang kelaparan. Ini teladan besar bagi kita semua,” katanya.

Lebih lanjut, H. Jojo menyoroti realitas sosial masa kini, di mana sebagian masyarakat dengan mudah memilih makanan, sementara sebagian lainnya masih berjuang untuk sekadar bisa makan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi ujian keimanan dan kepedulian umat Islam.
Pada pungkas nasihat, H. Jojo mengingatkan jamaah tentang keistimewaan hari Jum’at yang juga berkaitan dengan keterangan hari kiamat. Ia menjelaskan adanya kiamat sughro, yakni kematian setiap manusia, serta kiamat kubro, kehancuran seluruh alam semesta. “Kiamat sughro bisa datang kapan saja. Pertanyaannya, apakah kita sudah mempersiapkan bekalnya?” tuturnya.
Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari amal saleh yang menjadi bekal menghadapi kematian dan hari kiamat. Menurutnya, iman yang hidup akan tercermin dari sikap saling mengasihi, saling memperhatikan, dan saling menolong antarumat.
Tausiyah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat dengan amal nyata dalam kehidupan sehari-hari.
