Jum’at Di Masjid Nurridwan Ciseureuh: Wanhat Darwanto MT Tekankan Kewajiban Dan Keutamaan Shalat Jum’at

Jum’at Di Masjid Nurridwan Ciseureuh: Wanhat Darwanto MT Tekankan Kewajiban Dan Keutamaan Shalat Jum’at

Purwakarta, 26 September 2025 Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Buletin Jum’at di Masjid Nurridwan, Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan rutin yang digelar setiap pekan ini menghadirkan Dewan Penasihat Majelis Taklim Nurridwan, Wanhat Darwanto MT, dengan tema “Kewajiban dan Keutamaan Shalat Jum’at.”

Dalam tausiyahnya, Wanhat menegaskan bahwa shalat Jum’at merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh kaum laki-laki muslim yang telah baligh, berakal, sehat, dan bermukim. Hal itu sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 9:

يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Jumu’ah: 9)

Ia juga mengutip sabda Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan Abu Dawud:

اَلْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً: عَبْدٌ مَمْلُوكٌ، أَوِ امْرَأَةٌ، أَوْ صَبِيٌّ، أَوْ مَرِيضٌ

“Shalat Jum’at adalah kewajiban bagi setiap Muslim secara berjamaah, kecuali empat: hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang sakit.” (HR. Abu Dawud)


Keutamaan Shalat Jum’at

Lebih lanjut, Wanhat memaparkan keutamaan shalat Jum’at, di antaranya:

  1. Penghapus dosa antara dua Jum’at sebagaimana diriwayatkan Muslim.
  2. Hari terbaik di sisi Allah – hari diciptakannya Nabi Adam, dimasukkan ke surga, serta diturunkan ke bumi.
  3. Pahala besar bagi yang datang lebih awal – sesuai hadits riwayat Bukhari dan Muslim, di mana pahala berjenjang sesuai waktu kedatangan ke masjid.

Jaga Diri dan Keluarga

Dalam kesempatan itu, Wanhat juga mengingatkan jamaah agar menjaga diri dan keluarga dari api neraka, dengan membacakan QS. At-Tahrim ayat 6:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًۭا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ ۖ عَلَيْهَا مَلَـٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌۭ شِدَادٌۭ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6)

Menurutnya, kewajiban shalat bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga harus ditanamkan dalam keluarga agar lahir generasi yang taat, kuat iman, dan selamat dunia akhirat. “Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama, terutama dalam mendidik keluarga,” ujar Wanhat Darwanto MT.


Tiga Pesan Utama

Menutup penyampaiannya, Wanhat Darwanto menegaskan tiga poin penting:

  • Shalat Jum’at adalah kewajiban besar bagi kaum laki-laki.
  • Hadiri shalat Jum’at lebih awal untuk meraih pahala berlipat.
  • Jadikan keluarga sebagai bagian dari ibadah dengan mendidik mereka menjaga shalat.

“Semoga Allah menjadikan kita hamba yang menjaga shalat Jum’at, mengambil keutamaannya, serta membimbing keluarga kita agar selamat dunia dan akhirat,” tutupnya.