DPD LDII Purwakarta Ajukan Audiensi ke Bupati, Kejari, dan Kapolres

DPD LDII Purwakarta Ajukan Audiensi ke Bupati, Kejari, dan Kapolres

Purwakarta, (10/11). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Purwakarta terus memperkuat jejaring komunikasi kelembagaan dengan unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum. Hal ini ditandai dengan pengiriman surat permohonan audiensi kepada Bupati Purwakarta, Kejaksaan Negeri Purwakarta, dan Kepolisian Resor Purwakarta.

Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, H. Susilo Agus Budiyono, S.H., secara langsung menyerahkan surat permohonan audiensi kepada Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, S.Ag., pada Senin, 10 November 2025.

Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan jajaran kepengurusan LDII Purwakarta yang baru sekaligus membahas peluang sinergi program yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Selain kepada Bupati, LDII Purwakarta juga mengirim surat permohonan audiensi kepada:

  1. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta,
    Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D.
  2. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Purwakarta,
    AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H.

Wakil ketua DPD LDII Purwakarta, J Harpendi menyampaikan bahwa audiensi bersama unsur pemerintahan, kejaksaan, dan kepolisian merupakan bagian dari komitmen LDII untuk ikut berperan dalam pembinaan masyarakat serta menjaga kondusivitas daerah.

“Kami berharap jalinan komunikasi dan kolaborasi program dapat terbangun dengan baik, sehingga LDII dapat berkontribusi lebih optimal dalam kehidupan beragama, sosial, serta pembangunan daerah,” ujarnya.

DPD LDII Purwakarta menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, di antaranya pembinaan keagamaan, peningkatan moral generasi muda, pendidikan karakter, hingga penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Dengan disampaikannya surat permohonan audiensi ini, LDII berharap dapat membuka ruang dialog yang produktif demi terwujudnya Purwakarta Istimewa yang semakin maju, religius, aman, dan kondusif.