Safari Dakwah Ba’da Jum’at, Wanhat Kiai Mustofa Riduwan Ingatkan Pentingnya Menjaga Shalat Lima Waktu

Safari Dakwah Ba’da Jum’at, Wanhat Kiai Mustofa Riduwan Ingatkan Pentingnya Menjaga Shalat Lima Waktu

Purwakarta, (14/08). Pentingnya menjaga shalat lima waktu menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Wanhat Kiai Mustofa Riduwan dalam Safari Dakwah Ba’da Jumat di Masjid Nurridwan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Ciseureuh.

Dalam nasihatnya, Kiai Mustofa menekankan bahwa menjaga shalat tidak sebatas menjaga pelaksanaan shalat berjamaah. Lebih dari itu, setiap orang iman harus berupaya menjaga shalat lima waktu, terutama dengan memperhatikan waktu pelaksanaannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Allah SWT.

Ia mengingatkan firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 103:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa shalat memiliki waktu yang telah ditentukan. Karena itu, shalat hendaknya tidak ditunda-tunda tanpa alasan yang dibenarkan.

Shalat dengan Khusyuk dan Tumakninah

Selain menjaga waktu, jamaah juga diingatkan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan shalat dengan khusyuk dan tumakninah.

Shalat, kata dia, merupakan bentuk munajat kepada Allah SWT. Ketika melaksanakan shalat, seorang hamba sedang menghadap kepada Sang Khaliq, sehingga perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Persiapan tersebut antara lain menjaga kebersihan badan, kesucian, serta mengenakan pakaian yang bersih, rapi, dan pantas untuk menghadap Allah SWT.

“Jangan hanya badan yang bergerak, tetapi hati juga harus hadir dalam shalat. Kita sedang bermunajat kepada Allah,” pesan Kiai Mustofa dalam nasihatnya.

Membiasakan Diri Mempersiapkan Shalat

Kiai Mustofa juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan mempersiapkan diri sebelum shalat. Untuk shalat Jum’at, misalnya, umat Islam dianjurkan memperhatikan kebersihan diri, mandi, membersihkan gigi, mengenakan pakaian terbaik, menggunakan wewangian, serta berangkat ke masjid lebih awal.

Datang lebih awal, menurutnya, bukan sekadar persoalan waktu, tetapi bagian dari upaya mendapatkan keutamaan ibadah dan mempersiapkan hati sebelum khutbah serta pelaksanaan shalat Jumat.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar umat Islam tidak memandang shalat hanya sebagai kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga sebagai momentum untuk mendekatkan diri dan bermunajat kepada Allah SWT.

Peringatan untuk Tidak Lalai

Dalam kesempatan itu, Kiai Mustofa juga mengingatkan tentang peringatan Allah SWT terhadap orang-orang yang lalai dalam shalatnya. Hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Ma’un ayat 4–5:

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ ۝ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

“Maka celakalah orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai terhadap shalatnya.”

Ayat tersebut menjadi peringatan agar seseorang tidak merasa cukup hanya karena telah melaksanakan shalat. Shalat harus benar-benar dijaga, termasuk waktu, ketertiban, kekhusyukan, dan tumakninahnya.

Karena itu, jamaah diajak untuk terus saling mengingatkan dalam kebaikan. Sebagaimana firman Allah SWT:

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”
(QS. Adz-Dzariyat: 55)

Nasihat tersebut juga sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:

الدِّينُ النَّصِيحَةُ

“Agama itu adalah nasihat.”
(HR. Muslim)

Melalui Safari Dakwah Ba’da Jumat tersebut, Wanhat Kiai Mustofa Riduwan mengajak jamaah untuk menjadikan shalat sebagai bagian utama dalam kehidupan. Tidak hanya menjaga agar shalat lima waktu tetap terlaksana, tetapi juga menjaga waktunya, mempersiapkan diri dengan baik, serta melaksanakannya dengan khusyuk dan tumakninah.

Kegiatan di Masjid Nurridwan tersebut menjadi momentum pembinaan dan pengingat bersama agar kepedulian terhadap kualitas shalat terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.