Sambut HUT ke-81 RI, Cabe Rawit LDII Ciseureuh Persiapkan Semarak Kemerdekaan
Purwakarta, (07/08). Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, anak-anak caberawit Kelompok Belajar Mengajar (KBM) Majelis Taklim Nurridwan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta, mengikuti kegiatan persiapan menyambut 17 Agustus.
Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria dan penuh kebersamaan. Para caberawit mengikuti berbagai aktivitas persiapan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana mengenalkan makna kemerdekaan serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sejak dini.
Dalam pembinaan generasi penerus (generus) LDII, caberawit merupakan kelompok anak-anak usia TK hingga sekolah dasar. Mereka mendapatkan pembinaan secara berjenjang melalui KBM yang mencakup pembelajaran Al-Qur’an dan Hadist, sekaligus pembentukan karakter dan akhlak mulia.
J Harpendi, penanggung jawab kegiatan, mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk memadukan kegiatan edukatif dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
“Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya diajak bergembira menyambut 17 Agustus, tetapi juga belajar bahwa kemerdekaan merupakan anugerah yang harus disyukuri dan diisi dengan kegiatan-kegiatan positif,” ujar J Harpendi.
Menurutnya, semangat kemerdekaan penting dikenalkan kepada anak-anak melalui kegiatan yang sederhana, kreatif, dan sesuai dengan dunia mereka.
“Keceriaan para caberawit menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan sejak dini melalui kegiatan yang sederhana, edukatif, dan menyenangkan. Dengan tumbuhnya rasa cinta Tanah Air sejak kecil, diharapkan generasi penerus bangsa memiliki karakter yang baik, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” katanya.
Kegiatan persiapan menyambut 17 Agustus tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Majelis Taklim Nurridwan. Anak-anak tidak hanya belajar tentang agama, tetapi juga diajak memahami pentingnya persatuan, gotong royong, kedisiplinan, serta menghargai perjuangan para pahlawan.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna itu, semangat kemerdekaan diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi penerus. Mereka dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).