LDII Perkuat Pemahaman Agama Para Ibu, Wujudkan Generasi Berkarakter Religius
Purwakarta, 17 Mei 2026 — LDII Kabupaten Purwakarta bersama PC LDII Kotabaru Cikampek mengadakan keiata penajian ibu ibu yang rutin di selengarakan setiap empat bulan sekali. Kegiatan yang diselenggarakan di Majelis Taklim Nashrullah Cikampek ini diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Purwakarta dan Cikampek. Pengajian tersebut menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi kaum ibu sekaligus sarana mempererat silaturahmi.
Dalam kegiatan ini, materi keagamaan disampaikan oleh Ustadz Arifa Zuhri dari Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah LDII Kabupaten Purwakarta. Pada penyampaiannya, ia mengulas pentingnya membentuk karakter muslimah yang salehah sebagai pondasi dalam membangun keluarga harmonis, religius, serta memiliki akhlak mulia. Berbagai ayat Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW turut dijadikan landasan dalam pembinaan tersebut. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT, menjaga kehormatan diri, serta menjadi teladan yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, J Harpendi, menjelaskan bahwa kegiatan pengajian ibu-ibu dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman agama dan kualitas kehidupan keluarga. “Pengajian ibu-ibu LDII diselenggarakan secara rutin sebagai sarana memperdalam ilmu agama, membangun akhlak yang baik, serta mempererat tali silaturahmi. Peran ibu dalam keluarga sangat penting, sehingga pembinaan ini menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Menurutnya, ibu memiliki posisi strategis sebagai pendidik pertama bagi anak-anak di lingkungan keluarga. Karena itu, penguatan pemahaman agama bagi kaum ibu menjadi bagian penting dalam mencetak generasi penerus yang memiliki karakter religius dan berakhlak baik. Sebagai penutup kegiatan, Dewan Penasihat DPD LDII Purwakarta KH. Mustaghfirin Hasyim menyampaikan sebuah tausiyah, ia mengingatkan pentingnya kesabaran dan kemampuan mengendalikan hawa nafsu dalam menjalankan kehidupan beragama, “Jalan menuju surga itu dikelilingi hal-hal yang dibenci, sedangkan neraka dikelilingi hal-hal yang menyenangkan. Qodrat manusia memang cenderung menyukai hal-hal yang menyenangkan,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk tetap istiqomah dalam beribadah, menjaga perilaku yang baik, serta membiasakan diri melakukan amal saleh meskipun tidak selalu mudah dijalankan. Dengan terselenggaranya pengajian akbar yang dihadiri peserta dari berbagai wilayah Purwakarta dan Cikampek ini, diharapkan para ibu dapat terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta menjalankan peran pentingnya dalam membangun keluarga yang harmonis dan religius.