Listiyani Ajak Muslimah LDII Menjadi Visioner: Cantik Akhlaknya, Terjaga Batasannya, Hebat Masa Depannya
Cikampek (04/10). Menjadi muslimah yang hebat bukan hanya tentang bagaimana seseorang tampil di hadapan orang lain, tetapi juga tentang bagaimana ia menjaga akhlak, batasan diri, ibadah, serta mempersiapkan masa depannya. Pesan tersebut disampaikan Listiyani dalam kegiatan MODEST ERA: “Be Trendy, Stay Syar’i.
Dalam materi bertajuk “Muslimah Visioner: Cantik Akhlaknya, Terjaga Batasannya, Hebat Masa Depannya”, Listiyani mengajak para peserta untuk memahami bahwa menjadi muslimah visioner perlu dimulai dari kemampuan menjaga diri. Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya memiliki personal boundaries. Islami sebagai bentuk menjaga kehormatan dan kemuliaan seorang perempuan.
Listiyani menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga batasan diri, di antaranya menjaga pandangan, menutup aurat, serta menghindari khalwat atau berdua-duaan dengan yang bukan mahram. Batasan tersebut juga mencakup interaksi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk hubungan dan komunikasi yang dapat membuka peluang terjadinya pelanggaran batas.
Selain menjaga batasan, muslimah juga perlu memiliki “charger hati” melalui ibadah. Ibadah seperti salat dan kedekatan dengan Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam menjaga ketenangan dan kekuatan hati. Dalam materinya, Listiyani mengingatkan bahwa hati yang tidak diisi dengan dzikir dapat dipenuhi dengan berbagai pikiran dan kegelisahan.Pesan berikutnya berkaitan dengan ketaatan kepada aturan. Listiyani menekankan pentingnya berbuat baik dan taat kepada orang tua selama aturan tersebut tidak mengarah pada kemaksiatan. Ketaatan juga dipandang sebagai bagian dari visi seorang muslimah dalam mempersiapkan kehidupan di masa mendatang.
Lebih jauh, materi tersebut mengajak peserta untuk melihat diri sebagai bagian dari generasi yang memiliki masa depan dan tanggung jawab. Menurut materi yang disampaikan, menjaga diri pada masa sekarang merupakan bagian dari persiapan untuk membangun keluarga dan mendidik generasi di masa yang akan datang.“Kenapa harus capek-capek jaga diri sekarang? Karena kamu sedang menyiapkan keluarga,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam materi tersebut. Listiyani juga mengangkat peran perempuan dalam menjaga dan mendidik keluarga melalui pemahaman agama.
Pada bagian khusus untuk remaja, Ibu Listiyani kembali menekankan pentingnya menjaga mata dan menjaga hati. Menundukkan pandangan bukan hanya tanggung jawab laki-laki, tetapi juga perempuan. Menurut materi yang disampaikan, menjaga pandangan menjadi salah satu cara untuk menjaga hati dari perasaan yang tidak semestinya.

Sementara itu, kepada orang tua, materi tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya investasi generasi melalui ilmu agama. Pendidikan agama dipandang sebagai salah satu fondasi dalam membangun keluarga yang kuat serta mempersiapkan generasi di masa depan.Menutup materinya, Ibu Listiyani mengajak para muslimah untuk tidak hanya memikirkan kehidupan hari ini, tetapi juga memiliki pandangan terhadap rezeki, jodoh, dan masa depan. Ketakwaan dan upaya menjaga diri diposisikan sebagai bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik.
Melalui materi tersebut, peserta MODEST ERA diajak memahami bahwa menjadi muslimah visioner bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan mampu berjalan mengikuti zaman dengan tetap memiliki pegangan nilai. Sebagaimana tema yang diangkat, “Cantik Akhlaknya, Terjaga Batasannya, Hebat Masa Depannya,” kemuliaan seorang muslimah dibangun dari pilihan dan penjagaan dirinya sejak hari ini.