Munas X LDII 2026: Mengokohkan Peran dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban
Jakarta, (07/04). Lembaga Dakwah Islam Indonesia kembali menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-X pada 7–9 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Grand Ballroom Minhajurrosyidi, Jakarta Timur, serta dilaksanakan secara hybrid dengan partisipasi seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII di seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia”, Munas X menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi LDII dalam pembangunan nasional di berbagai sektor.
Dalam pelaksanaannya, Munas X LDII menitikberatkan pada delapan program prioritas sebagai wujud nyata peran organisasi dalam membangun negeri. Kedelapan program tersebut meliputi pembangunan sumber daya manusia (SDM), penguatan nilai kebangsaan, peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sektor kesehatan, penguatan ekonomi syariah, pengembangan energi baru terbarukan, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, serta transformasi teknologi digital.
Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, dalam sambutannya menegaskan komitmen LDII untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Ia menyampaikan bahwa Munas X ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga wadah untuk menghadirkan pemikiran strategis dari para pakar di berbagai bidang.

“Dalam Munas X LDII, kami turut mengundang para pakar dari delapan program prioritas kami untuk menunjukkan sumbangsih nyata LDII dalam membangun negeri dan sebagai bentuk bakti LDII kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Munas X ini, diharapkan LDII semakin kokoh dalam menjalankan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga aktif dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat, LDII optimis dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, harmonis, dan berkeadaban, sekaligus berperan dalam menciptakan perdamaian dunia.