Pembina Majelis Taklim Nurridwan Ciseureuh Tekankan Pentingnya Istiqamah Ibadah Setelah Ramadhan
Purwakarta, (03/04). Pembina Majelis Taklim Nurridwan Ciseureuh, Darwanto, menekankan pentingnya menjaga istiqamah ibadah setelah berakhirnya bulan suci Ramadhan. Nasihat tersebut disampaikan kepada jamaah seusai pelaksanaan Salat Jumat pada Jumat, di Masjid Nurridwan, Kabupaten Purwakarta.
Dalam tausiyahnya, Darwanto menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum pembinaan spiritual agar umat Islam mampu mempertahankan kebiasaan baik sepanjang tahun. Menurutnya, keberhasilan Ramadhan tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah selama satu bulan, tetapi dari kemampuan menjaga amal tersebut setelah Ramadhan berlalu.
“Amalan yang sudah kita biasakan di bulan Ramadhan hendaknya terus kita lanjutkan. Istiqamah itulah yang menjadi tanda diterimanya amal ibadah,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia mengajak jamaah untuk tetap menjalankan ibadah puasa sunnah setelah Ramadhan, khususnya puasa enam hari di bulan Syawal yang memiliki keutamaan pahala seperti berpuasa satu tahun penuh. Selain itu, puasa Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh juga dianjurkan sebagai sarana menjaga ketakwaan.
Darwanto juga menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup yang akan menuntun manusia menuju keselamatan.
“Barang siapa menjadikan Al-Qur’an di depannya, maka Al-Qur’an akan menuntunnya menuju surga. Karena itu, membaca Al-Qur’an jangan hanya di bulan Ramadhan saja. Kita rutinkan di luar Ramadhan,” tuturnya.

Ia menambahkan, membaca Al-Qur’an secara rutin meskipun sedikit namun dilakukan setiap hari lebih utama dibandingkan membaca banyak tetapi tidak berkelanjutan.
Selain ibadah puasa dan tilawah Al-Qur’an, jamaah juga diajak menjaga kebiasaan shalat malam yang selama Ramadhan rutin dilaksanakan melalui shalat tarawih dan qiyamul lail. Kebiasaan bangun malam, menurutnya, dapat dilanjutkan dengan shalat tahajud dan witir sebagai amalan orang-orang saleh.
Dalam kesempatan tersebut, Darwanto juga mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Adz-Dzariyat ayat 55:
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”
Ia menjelaskan bahwa pengajian dan nasihat agama merupakan bagian penting dalam menjaga keimanan umat agar tetap istiqamah menjalankan ibadah sepanjang waktu.
Kegiatan nasihat agama seusai Salat Jumat tersebut berlangsung khidmat dan diikuti jamaah dengan penuh perhatian. Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah dapat menjadikan Ramadhan sebagai titik awal peningkatan kualitas iman, memperbaiki akhlak, serta menjaga konsistensi ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Menutup tausiyahnya, Darwanto mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mengambil manfaat dari setiap nasihat dan menjaga amal saleh secara berkelanjutan.
“Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk orang-orang yang selalu mengambil manfaat dari peringatan, menjaga amal setelah Ramadhan, serta istiqamah dalam kebaikan hingga akhir hayat. Mudah-mudahan kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan iman yang lebih kuat dan amal yang lebih baik,” pungkasnya.