Pra Remaja LDII Ciseureuh Fokus Bentuk Karakter dan Kemandirian Generasi Penerus
Purwakarta, (07/05). Program pembinaan pra remaja yang digelar PAC LDII Kelurahan Ciseureuh terus diperkuat sebagai upaya membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia, mandiri, dan memahami ajaran agama sejak dini.
Kelompok pra remaja LDII merupakan bagian dari pembinaan generasi penerus (generus) di lingkungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang umumnya berusia 10 hingga 15 tahun atau setara tingkat sekolah dasar akhir hingga sekolah menengah pertama.
Penanggung Jawab Program (PJP) Nurridwan PAC LDII Kelurahan Ciseureuh, J Harpendi menjelaskan, pembinaan tersebut difokuskan pada penguatan karakter, pemahaman agama, serta pembentukan sikap sosial generasi muda. “Pra remaja merupakan fase penting sebelum masuk kelompok remaja LDII. Karena itu pembinaannya dilakukan lebih intensif agar mereka memiliki dasar agama yang kuat, akhlak yang baik, serta mampu mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola pembinaan dilakukan berdasarkan konsep Tri Sukses Generus, yakni alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
Melalui konsep tersebut, para generasi penerus diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kepribadian yang baik.
Berbagai kegiatan rutin dilaksanakan dalam program tersebut, mulai dari pengajian intensif Al-Qur’an dan Hadits, pendidikan karakter melalui metode Budi Luhur Character Management (BCM), hingga kegiatan fisik dan sosial seperti rihlah, olahraga, serta kepanduan Sako Pramuka.
Selain itu, kegiatan olahraga seperti silat, renang, dan sepak bola juga menjadi bagian dari pembinaan guna meningkatkan kekompakan, kedisiplinan, dan kesehatan fisik peserta.
Menurut Harpendi, pembinaan usia pra remaja menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang religius, berwawasan luas, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. “Harapannya mereka tumbuh menjadi generasi yang profesional religius dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.