Ponpes Auliya Sukamulya Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025: Wujud Penghargaan Atas Perjuangan Santri Dan Cinta Tanah Air

Ponpes Auliya Sukamulya Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025: Wujud Penghargaan Atas Perjuangan Santri Dan Cinta Tanah Air

Purwakarta (22/10). Pondok Pesantren Auliya Sukamulya, Kabupaten Purwakarta, turut ambil bagian dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar di Taman Pasanggrahan Pajajaran Purwakarta, Rabu (22/10).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi resmi Kementerian Agama Republik Indonesia Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta dengan nomor B-4693/Kk.10.14/PP.00.7/10/2025 tentang Instruksi Melaksanakan Apel Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025.

Ponpes Auliya Sukamulya mengirimkan 20 santri delegasi, terdiri atas 10 santri putra dan 10 santri putri, untuk mengikuti apel bersama ribuan santri lainnya dari berbagai madrasah dan pondok pesantren se-Kabupaten Purwakarta.

Humas Ponpes Auliya Sukamulya, J. Harpendi, mengatakan bahwa partisipasi santri dalam upacara ini merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan para santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Ponpes Auliya ikut upacara Hari Santri karena kami melihatnya sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan santri untuk kemerdekaan Indonesia, seperti yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari dalam Resolusi Jihad. Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan peran santri dalam menjaga dan membangun bangsa, bukan hanya secara historis tetapi juga dalam konteks modern, serta untuk menanamkan semangat perjuangan dan cinta tanah air kepada generasi muda,” ujar J. Harpendi.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus dan guru Ponpes Auliya, yakni Ustadz Zainuddin, MT dan Budi Utomo Tanjung, tampak hadir dan mengawal langsung para santri selama pelaksanaan apel. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan disiplin dan semangat kebangsaan di kalangan santri.

Para santri putra mengenakan sarung, koko putih, dan kopiah hitam, sementara santri putri tampil anggun dengan busana muslim dan kerudung hitam, sesuai ketentuan dari Kemenag Purwakarta.

Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Purwakarta berlangsung khidmat dan penuh semangat, meneguhkan kembali peran santri sebagai garda moral bangsa yang siap berkontribusi untuk kemajuan Indonesia di era modern.