Kiai Mustofa Ajak Umat Lanjutkan Puasa Syawal Usai Ramadhan 1447 H

Kiai Mustofa Ajak Umat Lanjutkan Puasa Syawal Usai Ramadhan 1447 H

Purwakarta, (27/03). Umat Islam diajak untuk terus meningkatkan ibadah setelah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan oleh Kiai Mustofa dalam tausiyahnya pada Jumat, di Majelis Taklim Nurjannah Bojong Purwakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Mustofa menegaskan bahwa berakhirnya Ramadhan bukan berarti berhentinya ibadah. “Kita bersyukur telah menjalankan ibadah Ramadhan. Namun ibadah tidak berhenti sampai di sini. Mari kita lanjutkan dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh H. Sapri Hidayat selaku Ketua Bagian Hubungan Antar Lembaga DPD LDII Kabupaten Purwakarta.

Dalam tausiyahnya, Kiai Mustofa mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub al-Anshari, bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa selama setahun penuh.


Ia menjelaskan, puasa Syawal memiliki berbagai keutamaan. Selain sebagai penyempurna ibadah Ramadhan, puasa ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas ampunan Allah SWT, sekaligus tanda konsistensi seorang hamba dalam beramal saleh. “Puasa Syawal tidak harus dilakukan secara berurutan setelah Idulfitri. Selama masih di bulan Syawal, umat Islam memiliki kesempatan untuk melaksanakannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa puasa enam hari di bulan Syawal sudah dapat dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal atau sehari setelah Hari Raya Idulfitri.

Kiai Mustofa berharap, umat Islam dapat terus istiqamah dalam menjalankan ibadah meskipun Ramadhan telah berlalu. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dimudahkan dalam mengamalkan ilmu dan ibadah serta dijauhkan dari segala dosa,” tutupnya.