Dari Dapur Masjid ke Peluang Bisnis: Keputrian LDII Purwakarta Dorong Ketahanan Pangan
Purwakarta, (03/05). Pimpinan Cabang LDII Purwakarta menggelar kegiatan keputrian sebagai upaya membekali generasi muda perempuan dengan keterampilan hidup yang relevan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di dapur umum Masjid Baitul Aulia ini tidak hanya menitik beratkan pada pembinaan keagamaan, tetapi juga penguatan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal dan memanfaatkan bahan pangan lokal, khususnya umbi-umbian seperti singkong, ubi, dan kentang. Pemanfaatan bahan tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi pangan lokal yang melimpah, terjangkau, serta memiliki nilai gizi yang baik.


Melalui metode pembelajaran praktik, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung mengolah bahan menjadi produk yang menarik dan bernilai ekonomi. Pada kesempatan ini, peserta mempraktikkan pembuatan olahan singkong menjadi “singkong Thailand” yang memiliki potensi sebagai produk usaha rumahan.
Selain aspek keterampilan, kegiatan ini juga menanamkan nilai kebersamaan dan gotong royong. Seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan hingga proses pengolahan.

Suasana interaktif yang terbangun selama kegiatan turut mempererat keakraban antar peserta, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang edukatif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, LDII berharap para remaja putri tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dari pengolahan pangan lokal, sehingga dapat mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga dan masyarakat.