Raih Juara II Mustaghfirin Cup II 2026, PC LDII Purwakarta Perkuat Silaturrahim dan Pembinaan Generasi Muda

Raih Juara II Mustaghfirin Cup II 2026, PC LDII Purwakarta Perkuat Silaturrahim dan Pembinaan Generasi Muda

Purwakarta, (11/10). Tim badminton Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Purwakarta meraih juara II dalam turnamen Mustaghfirin Cup II 2026. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat silaturahim dan pembinaan generasi muda melalui olahraga. Semangat kebersamaan itu berlanjut dalam kegiatan ramah tamah. Kegiatan dihadiri para pemain atau squad badminton Purwakarta, official, pembina Kiai Mustofa Riduwan dan Kiai H. Sumari, serta Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Purwakarta, J Harpendi.

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antarpemain, official, pembina, dan pengurus, sekaligus menjaga kekompakan tim setelah mengikuti kompetisi.

Pencapaian sebagai juara II Mustaghfirin Cup II 2026 menjadi hasil positif bagi tim PC LDII Purwakarta. Hasil tersebut diharapkan mendorong para pemain untuk terus berlatih, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya.

Prestasi dalam olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kedisiplinan, kekompakan, kesiapan mental, dan konsistensi latihan. Dukungan official serta pembina turut menjadi bagian penting dalam membangun tim yang solid.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan “Kalah Menang Tetap Rukun”, yang menempatkan persaudaraan dan sportivitas sebagai nilai penting dalam setiap kompetisi.

Pembina badminton, Kiai H. Sumari, berharap olahraga bulu tangkis di lingkungan LDII terus berkembang dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat serta meraih prestasi.

Menurutnya, pembinaan olahraga perlu didukung semangat berlatih, pendampingan, dan kesempatan mengikuti kompetisi secara berkelanjutan. Melalui proses tersebut, generasi muda dapat belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, dan kerja sama.

Ia berharap kegiatan badminton mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga sekaligus mempererat silaturahim di tengah masyarakat.

Dengan demikian, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari karakter positif yang tumbuh melalui proses latihan dan kompetisi.

Apresiasi terhadap kekompakan tim disampaikan H. Wanda dari PAC LDII Sindangkasih. Ia menilai kebersamaan para pemain dan official menjadi modal penting untuk mengembangkan prestasi olahraga.

Ia berharap keberhasilan meraih juara II dapat memacu semangat tim PC LDII Purwakarta untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya.

Ke depan, H. Wanda berharap tim mampu meraih prestasi lebih tinggi hingga menjadi juara umum. Untuk mewujudkan target tersebut, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat berlatih perlu terus dijaga.

Selain berorientasi pada prestasi, ia juga berharap kegiatan badminton menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri dan mengisi waktu dengan kegiatan positif.

Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, J Harpendi, menilai pengembangan olahraga di lingkungan LDII dapat mendukung pembiasaan hidup sehat sekaligus pembinaan generasi muda.

Menurutnya, bulu tangkis memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan, serta membiasakan diri menerapkan sportivitas dan sikap saling menghargai.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan setelah kompetisi. Kegiatan ramah tamah menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antarpemain, official, pembina, dan pengurus.

J Harpendi berharap pembinaan badminton dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat silaturahim dan membentuk karakter generasi muda yang positif.

Prestasi juara II Mustaghfirin Cup II 2026 menjadi modal bagi tim PC LDII Purwakarta untuk terus berkembang. Melalui latihan yang konsisten, pembinaan yang berkesinambungan, dan dukungan berbagai pihak, tim diharapkan mampu meningkatkan pencapaian pada turnamen mendatang.

Kegiatan ramah tamah setelah kompetisi juga menjadi pengingat bahwa olahraga bukan sekadar arena untuk mengejar kemenangan. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, komunikasi, kedisiplinan, dan penghargaan terhadap sesama.

Semangat “Kalah Menang Tetap Rukun” menjadi landasan untuk menjaga persaudaraan dalam setiap pertandingan. Dengan demikian, prestasi dan silaturahim dapat tumbuh beriringan, sekaligus menjadikan olahraga sebagai sarana positif bagi pembinaan generasi muda di lingkungan LDII Purwakarta.