KBM Nurridwan Ciseureuh: Membangun Generasi Penerus Yang Unggul Dan Berakhlakul Karimah

KBM Nurridwan Ciseureuh: Membangun Generasi Penerus Yang Unggul Dan Berakhlakul Karimah

Purwakarta, (30/10). PJP KBM Nurridwan, J. Harpendi. Dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya peran Kelompok Belajar Mengajar sebagai wadah pendidikan moral dan spiritual dalam membentuk generasi penerus yang unggul, mandiri, dan berakhlakul karimah seperti KBM Nurridwan Ciseureuh.

J. Harpendi menjelaskan bahwa Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) berkomitmen untuk mencetak generasi penerus atau yang dikenal dengan istilah generus agar menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing, dengan fondasi moral dan intelektual yang kokoh.

“Generasi penerus adalah aset umat dan bangsa. Mereka perlu dibekali ilmu, keterampilan, dan akhlak mulia agar siap menghadapi tantangan zaman,” ujar J. Harpendi dalam arahannya.

Beliau menambahkan bahwa pendidikan di lingkungan LDII tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan intelektual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter profesional religius. Anak-anak dididik agar memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat, disertai akhlak yang baik dan sikap disiplin.

Dalam kegiatan pembinaan ini, para caberawit diajak untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif seperti pengajian, hafalan doa, membaca Al-Qur’an, dan kegiatan kebersamaan. Program ini menjadi salah satu upaya agar anak-anak terbiasa menggunakan waktu luang untuk hal-hal yang bermanfaat serta terhindar dari pengaruh negatif lingkungan.

Selain itu, pendidikan karakter di KBM Nurridwan juga menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini. Anak-anak dibimbing untuk menghormati perbedaan, menghargai sesama, dan menumbuhkan sikap saling tolong-menolong di tengah masyarakat majemuk.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan ini, LDII berharap KBM Nurridwan Ciseureuh dapat terus menjadi wadah yang menumbuhkan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengabdi untuk agama, bangsa, serta negara