LDII Purwakarta Dukung Gerakan Zero Waste dan ProKlim, Wujudkan Eco Pesantren Ramah Lingkungan

LDII Purwakarta Dukung Gerakan Zero Waste dan ProKlim, Wujudkan Eco Pesantren Ramah Lingkungan

Purwakarta, (08/11). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purwakarta turut berpartisipasi dalam Pelatihan Sistem Registri Nasional (SRN) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melalui Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LISDAL), pada Sabtu, 8 November 2025.

Kegiatan ini digelar secara hybrid, dengan pusat acara di Studio Utama Pondok Pesantren Gading Mangu, Perak, Jombang, Jawa Timur, serta diikuti secara daring oleh seluruh DPW dan DPD LDII di Indonesia melalui Zoom Meeting.

DPD LDII Kabupaten Purwakarta diwakili oleh Wakil Ketua, J Harpendi, bersama pengurus bidang lingkungan hidup dan program kampung iklim.

Acara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Sudarso, M.Si., dari Departemen LISDAL DPP LDII, yang menekankan pentingnya penerapan Sistem Registri Nasional (SRN) sebagai langkah strategis LDII dalam mendukung Zero Waste Pondok Pesantren dan pelestarian lingkungan berbasis nilai keagamaan.

Kegiatan dipandu oleh moderator Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU, yang mengarahkan jalannya acara secara interaktif dan sistematis, sehingga peserta dari seluruh Indonesia dapat mengikuti dengan baik.

Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Zero Waste dan demo aplikasi Resik oleh Tim Ponpes Gadingmangu, serta pemamparan materi SRN dan Program Kampung Iklim (ProKlim) oleh H. Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc.

Dalam kesempatan tersebut, J Harpendi menegaskan komitmen LDII terhadap pelestarian lingkungan.

“Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengembangkan program ProKlim (Program Kampung Iklim) dan Eco Pesantren sebagai bagian dari komitmennya dalam pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim yang dilandasi oleh nilai-nilai keagamaan,” ujar J Harpendi.

Menurutnya, LDII Purwakarta siap menerapkan hasil pelatihan ini di tingkat daerah, terutama dalam pengembangan Eco Pesantren dan Zero Waste di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama pada pukul 11.30 WIB, menandai komitmen LDII untuk terus menjadi pelopor gerakan lingkungan hidup berbasis nilai religius dan gotong royong.