Nasihat Ba’da Jum’at: Jaga Persatuan Ummat, Bekal Menuju Jalan Surga

Nasihat Ba’da Jum’at: Jaga Persatuan Ummat, Bekal Menuju Jalan Surga

Purwakarta (17/10). Jalan menuju surga bukan sekadar doa, melainkan perlu dipersiapkan dengan ilmu, amal, dan kepatuhan Aturan. Hal inilah yang disampaikan Arip Firmansyah dalam Nasihat Ba’da Jum’at di Masjid Nurridwan Ciseureuh, PAC LDII Ciseureuh Kabupaten Purwakarta.

Dalam penyampaiannya, Arip mengangkat tema “Lima Program dalam LDII sebagai Dasar Keislaman yang Kokoh”. Ia menjelaskan lima poin utama dalam ajaran LDII yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits, yaitu mengaji, mengamal, membela, silaturrahim, dan Patuh dan disiplin dalam menjalankan aturan Islam.

Kelima program ini menjadi Pondasi bagi warga LDII untuk memperkuat iman, menjaga persatuan, serta menegakkan ajaran Islam secara kaffah. “Mengaji berarti menuntut ilmu agama berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Mengamal adalah mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Membela artinya mempertahankan keyakinan Islam dan Silaturrahim Majelis bermakna melanjutkan tradisi keilmuan dan dakwah. Sedangkan Patuh adalah disiplin terhadap aturan dan pemimpin yang sesuai ajaran Islam,” ujar Arip.

Sebagai penguat, Arip mengutip firman Allah dalam Surat Ali ‘Imran ayat 103:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ

Artinya: “Dan berpeganglah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali ‘Imran: 103)

Ayat ini menegaskan pentingnya persatuan umat Islam serta kewajiban untuk berpegang teguh pada tali agama Allah agar tidak terpecah belah.

Lebih lanjut, Arip mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada harta atau kedudukan, tetapi pada iman yang kuat dan amal shaleh, sebagaimana janji Allah dalam Surat An-Nahl ayat 97:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

“Tugas utama manusia adalah beribadah kepada Allah, bersyukur atas nikmat, sabar dalam menghadapi ujian, dan beristighfar ketika berbuat dosa. Inilah tanda kebahagiaan sejati di dunia dan bekal menuju surga,” tambahnya.

Menutup nasihatnya, Arip Firmansyah mengajak seluruh warga LDII dan Ahli Majelis Nurridwan untuk terus memperkuat lima program LDII dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pengamalan iman dan amal shaleh menuju jalan surga.