PB Persinas Asad Tekankan Pentingnya Hormat Perguruan, Purwakarta Ikut Konsolidasi Secara Daring
Purwakarta, (28/09). Pengurus Besar (PB) Persinas Asad menegaskan kembali pentingnya Hormat dan Salam Perguruan sebagai identitas sekaligus wujud disiplin dan kerukunan antar-pesilat. Penegasan ini disampaikan dalam acara Konsolidasi Organisasi PB Persinas Asad, Minggu 28 September 2025, yang digelar secara daring dan diikuti oleh pengurus dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Purwakarta.
Sekretaris PB Persinas Asad, Kayat Sukayat, S.Pd, menjelaskan bahwa hormat bukan sekadar gerakan seremonial, tetapi memiliki makna mendalam. “Sebagaimana tujuan dibuat hormat Persinas Asad, agar pesilat yang sedang bertanding di gelanggang mengetahui lawan tandingnya, khususnya sesama Asad,” ungkapnya.

PB Persinas Asad juga menekankan kepatuhan terhadap peraturan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), terutama terkait Salam Pembuka Perguruan. Gerakan salam wajib ditampilkan dengan benar sesuai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022, yaitu minimal delapan gerakan. “Sebagai bentuk kerukunan, ketaatan, dan menjalankan hasil musyawarah, maka gerakan tersebut tidak boleh diubah atau diganti dengan gerakan lain,” tambah Kayat Sukayat. Sementara itu, bagi pesilat Persinas Asad yang bergabung dalam tim atau kontingen IPSI, gerakan Salam Pembuka akan menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing tim/kontingen.
Dari Purwakarta, kegiatan konsolidasi ini diikuti jajaran pengurus yang hadir di Studio Mini Nurridwan, Ciseureuh, antara lain Ketua Persinas Asad Purwakarta Arip Aprianto, didampingi Yudha Rihal Firdaus, Rais Kabir Mubarok, Saptono, Maryadi, serta jajaran Humas. Seluruh peserta mengenakan seragam resmi Asad sebagai simbol kekompakan.

Ketua Persinas Asad Purwakarta, Arip Aprianto, menyebut konsolidasi ini sebagai momentum penting memperkuat koordinasi dengan PB sekaligus meneguhkan komitmen pembinaan. “Kami siap menjalankan arahan PB dalam pembinaan prestasi dan kaderisasi agar Persinas Asad semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui konsolidasi ini, PB hingga pengurus daerah diharapkan semakin solid dalam menjaga marwah perguruan, memperkuat sportivitas, dan menumbuhkan rasa persaudaraan antar-pesilat di seluruh Indonesia