Pengajian Wanita PC LDII Purwakarta Tekankan Syukur, Akhlak, dan Kepedulian kepada Sesama
Purwakarta, (02/10). Pengajian Wanita Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Purwakarta mengajak kaum wanita memperkuat rasa syukur, menjaga akhlak, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan dalam pengajian rutin yang digelar di Masjid Nurridwan, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta.
Pengajian diisi dengan kajian Alquran, hadist, dan mauidzah hasanah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian Al-Qur’an makna tematik oleh Muballighah Irma Ro’atul Auliya, MT,.dari Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) LDII Purwakarta. Materi tersebut mengajak peserta memahami kandungan Al-Quran secara tematik serta menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Kajian kemudian dilanjutkan oleh Muballigh Manshur Tenggara,MT,. yang membahas hadist mengenai tuntunan seorang Muslim ketika menyaksikan orang lain sedang menghadapi cobaan atau musibah.
Dalam kajiannya, Manshur menyampaikan doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا
“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari cobaan yang Dia timpakan kepadamu dan memberikan keutamaan kepadaku atas banyak makhluk yang Dia ciptakan.”
Manshur menjelaskan, hadist tersebut mengandung pelajaran tentang pentingnya mensyukuri nikmat dan keselamatan yang diberikan Allah SWT. Namun, rasa syukur juga perlu disertai dengan pemahaman terhadap adab ketika melihat orang lain sedang menghadapi ujian kehidupan.
Menurutnya, syukur tidak semestinya diwujudkan dengan merendahkan atau menyakiti perasaan orang yang sedang tertimpa musibah. Sebaliknya, seorang Muslim dituntut menjaga lisan dan sikap agar tetap mencerminkan akhlak yang baik.
“Ketika melihat orang lain mendapatkan cobaan, kita hendaknya mengingat nikmat dan perlindungan Allah, menjaga lisan, serta tidak menunjukkan sikap yang dapat melukai perasaannya,” pesan Manshur dalam kajian tersebut.
Ia menambahkan, setiap keadaan dalam kehidupan dapat menjadi sarana untuk mengambil pelajaran, memperbaiki diri, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.


Setelah kajian hadist, kegiatan dilanjutkan dengan mauidzah hasanah yang disampaikan Bunda Hj. N. Nurjannah, MT. Nasihat tersebut menjadi penguatan rohani bagi peserta agar ilmu agama yang diperoleh tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.
Penerapan nilai-nilai tersebut diharapkan dimulai dari lingkungan terdekat, khususnya keluarga, kemudian berkembang dalam hubungan sosial dan kehidupan bermasyarakat. Pembiasaan bersyukur, menjaga kerukunan, serta saling mengingatkan dalam kebaikan menjadi bagian penting dari pembinaan tersebut.


Melalui pengajian rutin, PC LDII Kecamatan Purwakarta terus mendorong peningkatan kualitas keagamaan kaum wanita melalui pembinaan yang berkesinambungan. Selain menjadi sarana memperdalam pemahaman Al-Qur’an dan hadist, pengajian juga menjadi ruang untuk mempererat silaturrahim, membangun akhlakul karimah, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Pembinaan tersebut diharapkan turut memperkuat peran kaum wanita dalam membangun keluarga yang religius dan harmonis, sekaligus berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat pembinaan yang berkelanjutan, pengajian wanita PC LDII Kecamatan Purwakarta menjadi salah satu sarana untuk membangun pribadi yang semakin memahami agama, berakhlak, peduli terhadap sesama, serta mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.