Safari Dakwah di Purwakarta, H. Miftahul Huda Tekankan Agama sebagai Fondasi Memilih Pasangan
Purwakarta, (23/09). Pentingnya menjadikan agama sebagai fondasi dalam memilih pasangan hidup menjadi pesan utama H. Miftahul Huda, S.Pd.I., M.Sos., saat Safari Dakwah di Masjid Baitussalam, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kota Purwakarta. Dalam tausiyahnya, H. Miftahul Huda mengajak jamaah memahami tuntunan Rasulullah SAW dalam memilih pasangan. Ia mengutip hadits yang menjelaskan empat perkara yang menjadi pertimbangan dalam memilih wanita untuk dinikahi, yakni harta, keturunan, kecantikan, dan agama.
“Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.”
Menurut H. Miftahul Huda, harta, keturunan, dan kecantikan dapat menjadi pertimbangan dalam memilih pasangan. Namun, agama hendaknya menjadi prioritas karena menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Ia juga menjelaskan ciri wanita atau istri yang baik sebagaimana diterangkan dalam hadist Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah sosok yang menyenangkan ketika dipandang oleh suaminya. Hal tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kecantikan fisik, tetapi juga sikap, keramahan, senyuman, tutur kata, dan akhlak yang mampu menghadirkan ketenteraman dalam rumah tangga. Selain itu, istri shalihah digambarkan sebagai sosok yang menaati suami dalam perkara yang benar serta menjaga kehormatan diri dan amanah keluarga ketika suami tidak berada di rumah.
H. Miftahul Huda menekankan bahwa pasangan hidup hendaknya menjadi teman dalam urusan dunia sekaligus saling menguatkan dalam ibadah dan kebaikan.

J. Harpendi, Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan pembahasan mengenai pasangan hidup memiliki kaitan erat dengan pembentukan keluarga yang kokoh.
“Melalui nasihat tersebut, warga LDII diajak menempatkan agama sebagai fondasi dalam membangun rumah tangga. Sementara harta, keturunan, dan kecantikan dapat menjadi pertimbangan, namun jangan sampai menggeser nilai-nilai keimanan dan akhlak,” ujar J. Harpendi.
Menurutnya, pasangan yang dipilih akan menjadi bagian dari perjalanan panjang kehidupan, termasuk dalam mendidik anak dan membangun lingkungan keluarga.
Safari Dakwah tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat silaturrahim dan pembinaan keagamaan warga LDII. Pesan tentang pentingnya agama dalam memilih pasangan diharapkan menjadi bekal bagi jamaah dalam membangun keluarga yang harmonis, berakhlak, serta saling menguatkan dalam ibadah.