Sakoranting SPN Purwakarta Matangkan Persiapan Upacara HUT ke-81 RI dan Hari Pramuka 2026

Sakoranting SPN Purwakarta Matangkan Persiapan Upacara HUT ke-81 RI dan Hari Pramuka 2026

Purwakarta, (25/07). Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sakoranting SPN) Purwakarta menggelar musyawarah di Basement Baitul Auliya Sukamulya, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mematangkan persiapan Upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Peringatan Hari Pramuka 2026 yang akan diselenggarakan di lingkungan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indoensia (LDII) Kecamatan Purwakarta.

Musyawarah dipimpin Ketua Sakoranting SPN Purwakarta, Kak Sumarna, S.Pd., dan dihadiri Kak Hj. Lastri, S.Pd., Kak Hikmah, S.Pd., Sekretaris Kak Ronald Firdaus, M.T., serta Kak Zainuddin, M.T. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan teknis, mulai dari penentuan pelatih, penyusunan materi latihan, pembagian petugas upacara, hingga jadwal latihan sebagai bentuk kesiapan menyukseskan rangkaian kegiatan.

Ketua Sakoranting SPN Purwakarta, Kak Sumarna, S.Pd., menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pramuka merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Upacara HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana membentuk generasi yang disiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, seluruh pelatih dan pengurus harus mempersiapkan kegiatan ini secara maksimal agar memberikan manfaat yang nyata bagi peserta,” ujarnya.

Selain membahas persiapan upacara, forum juga menyepakati pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Pengurus Sakoranting SPN Purwakarta yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di kawasan Jalan Kebun Karet, Cirangkong, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pembina dan pengurus agar memiliki kesamaan visi, metode pembinaan, serta kemampuan kepemimpinan dalam mengelola kegiatan kepramukaan.

Sementara itu, J Harpendi, Pengurus Sakocab SPN Purwakarta, menjelaskan bahwa Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) merupakan wadah Gerakan Pramuka yang dibentuk dan berada di bawah naungan resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.

Menurutnya, Sako SPN berada di bawah bidang pembinaan LDII yang membidangi kepemudaan, kepanduan, dan olahraga. Keberadaannya menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, profesional, dan mandiri. Pembinaan kepramukaan tersebut juga banyak dilaksanakan di lingkungan masjid-masjid LDII sebagai pusat pendidikan karakter, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai keislaman.

“Melalui Sako SPN, kami menerapkan 29 Karakter Luhur sebagai fondasi pembinaan generasi muda. Nilai-nilai seperti rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan mandiri tidak hanya diajarkan secara teori, tetapi dipraktikkan dalam latihan rutin, perkemahan, jambore, dan berbagai kegiatan kepramukaan. Tujuannya adalah membentuk pemuda Indonesia yang tangguh, beretika, religius, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” ujar J Harpendi.

Ia menambahkan, pembinaan karakter melalui Sako SPN diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya terampil dalam kepramukaan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui musyawarah dan program TOT yang segera dilaksanakan, Sakoranting SPN Purwakarta optimistis kualitas pembinaan kepramukaan akan semakin meningkat. Dengan dukungan seluruh pengurus, pembina, dan pelatih, Sako SPN diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang profesional religius, berkarakter luhur, serta siap menyongsong Indonesia Emas.