Khutbah Idul Adha di Purwakarta Ditutup Ajakan Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Khutbah Idul Adha di Purwakarta Ditutup Ajakan Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Purwakarta, (27/05). Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha yang berlangsung di lingkungan PAC LDII Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta.

Pelaksanaan khutbah Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Nurridwan ditutup dengan ajakan kepada jamaah untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadikan ibadah kurban sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Khotib Ustadz Darwanto menegaskan bahwa nilai utama dalam ibadah kurban bukan terletak pada daging maupun darah hewan yang disembelih, melainkan keikhlasan dan ketakwaan orang yang melaksanakannya.

Dalam penutup khutbah, disampaikan firman Allah SWT dalam Surah Al-Hajj ayat 36–37 yang menjelaskan bahwa hewan kurban merupakan bagian dari syiar Allah dan mengandung banyak kebaikan bagi umat manusia. “Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian,” demikian pesan Al-Qur’an yang dikutip dalam khutbah.

Khotib juga mengajak jamaah untuk membiasakan berbagi kepada sesama melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur dinilai menjadi nilai penting yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada akhir khutbah, khotib menutup dengan doa agar jamaah memperoleh keberkahan Al-Qur’an serta ampunan dari Allah SWT. “Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita melalui Al-Qur’an yang agung, memberi manfaat melalui ayat-ayat dan peringatan yang penuh hikmah, serta mengampuni dosa-dosa kita. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” tutup khotib.

Takbir Idul Adha pun menggema menutup rangkaian ibadah:

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd.”