Pembina LDII Purwakarta Ajak Warga Tingkatkan Kualitas Sholat dalam Nasihat Ba’da Jum’at
Purwakart, (10/07). Pembina Dewan Penasihat (Wanhat) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purwakarta, Mustofa Riduwan, mengajak warga LDII untuk terus meningkatkan kualitas sholat sebagai ibadah yang paling utama dalam Islam. Pesan tersebut disampaikan dalam Nasihat Ba’da Jum’at di Masjid Nurridwan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Ciseureuh, Purwakarta.
Dalam tausiyahnya, Mustofa Riduwan menjelaskan bahwa sholat memiliki kedudukan istimewa karena merupakan ibadah yang diperintahkan Allah SWT secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Isra Mi’raj. Selain itu, sholat juga menjadi amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat.
“Keberhasilan seorang hamba sangat ditentukan oleh kualitas sholatnya. Karena itu, sholat harus dijaga, baik ketepatan waktunya, kekhusyukannya, maupun tumakninah dalam setiap gerakannya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seorang muslim hendaknya menghadirkan hati sepenuhnya kepada Allah SWT ketika melaksanakan sholat. Menurutnya, setiap bacaan dan do’a dalam sholat merupakan bentuk munajat seorang hamba kepada Sang Pencipta.


Selain memperhatikan kekhusyukan, Mustofa Riduwan juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri sebelum berangkat ke masjid. Jamaah dianjurkan menjaga kebersihan diri dengan mandi, menggosok gigi, serta mengenakan pakaian yang bersih, rapi, dan terbaik sebagai bentuk penghormatan ketika menghadap Allah SWT.
Beliau juga berpesan agar jamaah majelis Nurridwan menuju masjid dengan tenang dan tidak tergesa-gesa. Meskipun adzan telah berkumandang, hendaknya tidak berlari hingga kehabisan napas, melainkan berjalan dengan tenang agar hati lebih siap melaksanakan sholat secara khusyuk dan tumakninah.
Mengutip firman Allah SWT, “Qad aflaha al-mu’minun” (Sungguh beruntung orang-orang yang beriman), Mustofa Riduwan menjelaskan bahwa keberuntungan sejati diraih oleh mereka yang mampu menjaga kualitas ibadahnya. Ia juga menyampaikan bahwa berbagai hadis Rasulullah SAW menerangkan besarnya keutamaan sholat berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan dan tumakninah. Dengan izin Allah SWT, amalan tersebut menjadi sebab diampuninya dosa-dosa serta mengantarkan seorang hamba kepada rahmat dan surga-Nya.
Melalui nasihat tersebut, Mustofa Riduwan mengajak seluruh jamaah Majelis Nurridwan untuk tidak hanya menjadikan sholat sebagai rutinitas, tetapi sebagai ibadah yang dilaksanakan dengan penuh penghayatan, adab, dan rasa pengagungan kepada Allah SWT. Dengan demikian, sholat diharapkan mampu membentuk pribadi yang bertakwa serta menjadi bekal meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.