LDII Purwakarta Bekali Calon Muballigh dengan Keterampilan Public Speaking di Ponpes Auliya Sukamulya
Purwakarta (17/07). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purwakarta menggelar pelatihan public speaking bagi calon muballigh dan muballighot di Pondok Pesantren Auliya Sukamulya, Purwakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dakwah agar para santri mampu menyampaikan pesan Islam secara efektif, santun, dan mudah dipahami masyarakat.
Pelatihan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Baitul Auliya tersebut diikuti dua santriwan dan satu santriwati. Materi disampaikan oleh Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, J. Harpendi, yang menekankan pentingnya keterampilan berbicara di depan umum sebagai salah satu kompetensi utama seorang muballigh.
Menurut Harpendi, keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan secara komunikatif, didukung kesiapan mental, penampilan yang baik, serta niat yang ikhlas.
“Seorang muballigh harus mampu menyampaikan kebenaran dengan cara yang santun, jelas, dan menggugah. Persiapan mental, penguasaan materi, serta komunikasi nonverbal menjadi faktor penting dalam keberhasilan dakwah,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik membangun kepercayaan diri, pengelolaan intonasi dan vokal, penggunaan bahasa yang efektif, hingga penyampaian pesan melalui komunikasi verbal maupun nonverbal. Para santri juga mengikuti sesi praktik berupa latihan pernapasan, improvisasi, dan simulasi ceramah di hadapan audiens.

Guru pembimbing Pondok Pesantren Auliya Sukamulya, Ustadz Zainuddin MT, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kemampuan public speaking menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan dakwah di tengah perkembangan teknologi dan era digital.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pelatihan public speaking menjadi bekal penting bagi para santri agar lebih percaya diri dan mampu menyampaikan dakwah secara efektif di tengah masyarakat yang serba digital,” kata Zainuddin.
Melalui pelatihan ini, DPD LDII Kabupaten Purwakarta berharap lahir generasi muballigh dan muballighot yang memiliki kompetensi komunikasi yang baik, berakhlakul karimah, serta mampu menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.