Rakorda LDII Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengurus hingga Tingkat PAC

Rakorda LDII Purwakarta Tingkatkan Kapasitas Pengurus hingga Tingkat PAC

Purwakarta, (07/06). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purwakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai upaya memperkuat kapasitas dan kompetensi pengurus di seluruh tingkatan organisasi. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Barat dalam rangka mmeningkatkan kualitas kepengurusan hingga tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, H. Susilo Agus Budiyono, menjelaskan bahwa alah satu fokus utama Rakorda kali ini adalah menyamakan kapasitas dan pemahaman para pengurus di setiap jenjang organisasi. Menurutnya, kesamaan kapasitas tersebut diperlukan agar seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal dalam mendukung kelancaran kegiatan pembinaan warga LDII.

“Rakorda Purwakarta ini sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Ketua Umum dan juga DPW, agar pengurus PC dan PAC dapat meningkatkan kapasitasnya. Harapannya, pengurus dari tingkat pusat hingga PAC memiliki kapasitas yang sama dalam membantu kelancaran ibadah warga LDII, “ ujarnya.

Lebih lanjut, Susilo berharap Rakorda dapat menghasilkan pengurus yang memiliki visi yang sejalan serta kompetensi yang memadai dalam menjalankan roda organisasi. Dengan kemampuan tersebut, para pengurus diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan serta menyampaikan berbagai program dan kegiatan positif LDII kepada masyarakat luas.

Melalui Rakorda ini, LDII Purwakarta juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan terbangunnya komunikasi yang baik dan sinergi antar pengurus, LDII berharap dapat semakin dikenal sebagai organisasi yang aktif memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.