Tri Satari Ajak Warga LDII Ciseureuh Tingkatkan Keimanan Melalui Pengajian Rutin
Purwakarta, (15/06). Bendahara Umum Masjid Nurridwan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Ciseureuh, Tri Satari, mengajak warga LDII untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan melalui penguatan pengamalan Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan pengajian rutin yang digelar di Masjid Nurridwan PAC LDII Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan yang diikuti warga LDII Kelurahan Ciseureuh dan ahli Majelis Taklim Nurridwan itu berlangsung khidmat serta penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi sarana menambah pemahaman agama, pengajian rutin juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat pembinaan secara berkelanjutan.
Dalam nasihatnya, Tri Satari menegaskan bahwa menuntut ilmu agama merupakan kewajiban setiap muslim sebagai bekal menjalani kehidupan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Ia mengingatkan agar ilmu yang diperoleh melalui pengajian dan bimbingan dewan guru dipelajari dengan sungguh-sungguh, dipahami, lalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Menuntut ilmu agama merupakan kewajiban bagi setiap orang yang beriman. Dengan ilmu yang benar, seseorang akan memiliki pedoman dalam menjalankan kehidupan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan dalam menuntut ilmu tidak hanya diukur dari banyaknya pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dari sejauh mana ilmu tersebut dapat diamalkan. Karena itu, jamaah Masjid Nurridwan diharapkan mampu menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam beribadah, bermuamalah, dan berinteraksi dengan sesama.
Tri Satari juga mengajak hadirin untuk berperan aktif dalam membela agama melalui kontribusi nyata, di antaranya mendukung kegiatan dakwah, memakmurkan masjid, serta menyisihkan sebagian rezeki untuk infak dan sedekah. “Setiap rezeki yang kita peroleh terdapat hak-hak yang harus ditunaikan. Infak dan sedekah menjadi bagian dari ikhtiar membersihkan harta serta bentuk syukur kepada Allah SWT,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan dalam menuntut ilmu melalui pelaksanaan menghadiri Taklim tatap muka dan keaktifan mengikuti pengajian maupun majelis taklim sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, kehadiran secara rutin dalam majelis ilmu merupakan bagian dari komitmen seorang muslim untuk terus memperbaiki diri. “Pengajian rutin menjadi sarana menjaga kesinambungan proses belajar agama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan antar peserta taklim,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Satari juga mengingatkan pentingnya membangun keluarga yang harmonis sebagai bagian dari implementasi ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang berperan besar dalam membentuk karakter generasi penerus.
Ia berpesan agar suami dan istri senantiasa memahami serta menjalankan hak dan kewajibannya masing-masing dengan baik. Sikap saling menghormati, saling memahami, dan mengedepankan musyawarah dinilai menjadi kunci dalam menjaga kerukunan rumah tangga.
Melalui pengajian rutin tersebut, Tri Satari berharap seluruh ahli majelis semakin bersemangat dalam menuntut ilmu agama, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, aktif mendukung dakwah, serta terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajian rutin yang diselenggarakan Masjid Nurridwan PAC LDII Kelurahan Ciseureuh merupakan bagian dari program pembinaan umat yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin memahami ajaran agama, memiliki karakter religius yang kuat, mempererat persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.