Kiai Mustofa Tegaskan Nasihat Islam Bersumber dari Al-Qur’an, Hadist, dan Ijtihad Ulama

Kiai Mustofa Tegaskan Nasihat Islam Bersumber dari Al-Qur’an, Hadist, dan Ijtihad Ulama

Purwakarta, (09/01). Kiai Mustofa menegaskan bahwa nasihat dalam Islam memiliki landasan yang jelas dan tidak lepas dari sumber ajaran yang sahih. Hal tersebut disampaikannya dalam nasihat ba’da Shalat Jumat, di Masjid Nur Ridwan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kelurahan Cisir, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dalam penyampaiannya, Kiai Mustofa menjelaskan bahwa umat Islam harus berhati-hati dalam menerima maupun menyampaikan nasihat. Menurutnya, setiap nasihat yang benar wajib merujuk pada sumber utama ajaran Islam.
“Sumber nasihat dalam Islam ada tiga. Pertama, Al-Qur’an. Kedua, Hadist Nabi Muhammad ﷺ. Ketiga, ijtihad para ulama sebagai hasil pemikiran yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist,” ujar Kiai Mustofa di hadapan jamaah.

Ia menekankan bahwa Al-Qur’an menjadi pedoman utama kehidupan umat Islam, sementara Hadis Nabi ﷺ berfungsi sebagai penjelas dan teladan dalam mengamalkan ajaran Al-Qur’an.

Adapun ijtihad para ulama diperlukan untuk menjawab persoalan umat yang terus berkembang seiring perubahan zaman, dengan tetap berpegang pada dua sumber utama tersebut.

Kiai Mustofa juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah terpengaruh oleh nasihat atau ajaran yang tidak jelas sumbernya.

Menurutnya, nasihat yang tidak bersandar pada Al-Qur’an, Hadist, dan pemahaman ulama berpotensi menyesatkan. “Jika ketiga sumber ini dijadikan pegangan, insya Allah nasihat yang kita terima dan kita sampaikan akan membawa kebaikan, ketenangan, dan keselamatan,” katanya.
Nasihat ba’da Jumat tersebut disambut antusias oleh jamaah Masjid Nur Ridwan. Kiai Mustofa berharap, pemahaman tentang sumber nasihat dalam Islam dapat memperkuat keimanan dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat.

Ia menutup nasihatnya dengan ajakan agar jamaah terus meningkatkan semangat belajar dan mengamalkan ajaran Islam secara konsisten. “Islam mengajarkan umatnya untuk selalu kembali kepada sumber yang benar dalam setiap urusan,” pungkasnya.