LDII Purwakarta Tingkatkan Literasi Reproduksi Remaja Putri Lewat Seminar “Everything About Period”
Purwakarta, (07/12). Sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi bagi generasi muda, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purwakarta menggelar seminar edukatif bertema “Everything About Periode”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Purwakarta sebagai bentuk pembinaan berjenjang untuk membekali remaja putri dengan pemahaman medis dan keagamaan terkait pubertas dan menstruasi.
Seminar ini dirancang sebagai ruang pembelajaran komprehensif bagi peserta agar memahami perubahan tubuh, proses menstruasi, serta tata cara menjaga kebersihan dan kesucian.
Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, J Harpendi, menekankan bahwa pembinaan kepada remaja menjadi kebutuhan mendesak di era modern.
“Di tengah gaya hidup serba cepat dan tantangan pergaulan yang semakin kompleks, generasi muda perlu lebih peduli terhadap tubuh dan mentalnya. Menjaga kebersihan diri, memahami batasan pergaulan, dan menerapkan pola hidup sehat harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar J Harpendi.
Ia berharap edukasi seperti ini mampu membentengi para remaja putri dari pergaulan negatif sekaligus membentuk karakter muslimah yang berakhlak serta menjaga kesucian diri.
Remaja putri perlu melek soal pubertas dan menstruasi, pembina PPKK LDII Kabupaten Purwakarta, Rizky Aviatin, M.Pd., menjelaskan bahwa tema seminar dipilih karena menyangkut aspek mendasar dalam kehidupan perempuan. “Remaja putri perlu mengetahui bagaimana siklus menstruasi bekerja, bagaimana menjaga kesucian diri saat haid, serta memahami perubahan tubuh yang mereka alami,” ujarnya.



Rizky menambahkan, peserta diharapkan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada teman sebaya di lingkungan PAC masing-masing. Kegiatan ini merupakan batch pertama, dengan peserta yang dipilih sebagai representasi PAC LDII dari berbagai wilayah di Purwakarta. Mereka dibekali pemahaman mendalam agar siap menjadi duta edukasi kesehatan reproduksi di komunitasnya.
Pemateri Alfia Cholis, S.ST, menyampaikan materi seputar pubertas, siklus menstruasi, tanda menstruasi sehat, gangguan hormon, serta pentingnya pola hidup sehat. Edukasi dilengkapi penjelasan tuntunan agama tentang menjaga kesucian dan adab muslimah dalam merawat diri. “Edukasi harus diberikan sejak dini dengan pendekatan medis dan agama sekaligus agar remaja putri tumbuh percaya diri, sehat, dan memahami nilai kesucian,” ujarnya.



Untuk mendorong terwujudnya muslimah sehat dan berdaya dengan melalui kegiatan ini, LDII berkomitmen menciptakan generasi putri yang tidak hanya memahami tubuhnya, tetapi juga mampu menjaga diri dan berbagi ilmu ke lingkungan masing-masing.