Nasihat Jum’at: Bekal Iman Menghadapi Dzaman Akhir

Muballigh Ronald Firdaus, M.T. menyampaikan nasihat seusai Shalat Jumat di Masjid Nurridwan, PAC LDII Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026).

Ia mengingatkan jamaah agar mempersiapkan bekal iman dalam menghadapi tantangan kehidupan di akhir dzaman.

Dalam tausiyahnya, Ronald mengutip sabda Rasulullah ﷺ yang menggambarkan kondisi umat pada masa mendatang:

لَيَأْتِيَنَّ عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ

“Sungguh akan datang kepada kalian suatu dzaman, tidaklah satu dzaman berlalu kecuali yang setelahnya lebih buruk darinya.”

Menurutnya, kemajuan dzaman yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan iman dan akhlak agar tidak menjerumuskan manusia pada kemerosotan moral.
Ronald Firdaus menekankan pentingnya meningkatkan ketaqwaan sebagai solusi menghadapi kondisi tersebut. Salah satunya dengan membiasakan diri mengaji dan menuntut ilmu agama, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Fāṭir ayat 28:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.”
Selain itu, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan semangat ibadah melalui budaya saling menasihati.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Adz-Dzāriyāt ayat 55:

فَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”

Dalam kesempatan tersebut, Ronald juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan dengan lingkungan orang-orang shalih. Ia mengutip hadist Rasulullah ﷺ:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Menutup nasihatnya, Ronald Firdaus mengajak jamaah untuk terus memperkuat iman, memperbanyak ibadah, serta menjaga lingkungan pergaulan sebagai bekal menghadapi kehidupan di akhir dzaman.