Tunjukkan Semangat Inklusivitas dalam Dakwah dan Al-Qur’an, Ardha Ikrimatu Raih Prestasi Nasional
Purwakarta, (08/06). Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ardha Ikrimatu Zanjabila berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Lomba Dakwah bagi Penyandang Disabilitas Tingkat Nasional Tahun 2026, pada kategori Murotal Wicara/ Rungu Putri. Selanjutnya Grand Final akan di selenggarakan di Purworejo pada 18-19 Juni 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an dapat diwujudkan oleh siapa saja. Bagi warga LDII, keberhasilan Ardha bukan hanya sebuah pencapaian individu, tetapi juga cerminan nilai-nilai kesetaraan dan pembinaan generasi yang selama ini terus dikembangkan didalam pembinaan LDII terhadap generasi muda.
Sebelumnya Ardha menjadi salah satu narasumber dalam talkshow “Memahami Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat” pada GenFest 2026 yang diselenggarakan dalam rangka Munas X LDII. Dalam kesempatan tersebut, Ardha menyampaikan pentingnya akses pembelajaran agama yang inklusif bagi teman Tuli melalui penggunaan bahasa isyarat, pengajian khusus, serta pemanfaatan media digital.”Kami ingin teman-teman Tuli memiliki akses ilmu agama yang sama,”ungkapnya.

Apa yang disampaikan Ardha dalam forum edukasi tersebut kini tercermin melalui prestasi yang diraihnya. Jika sebelumnya ia mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya kesetaraan akses pendidikan agama, kini ia menunjukkan bahwa teman Tuli juga mampu berprestasi di bidang keagamaan hingga tingkat nasional.
Keikutsertaan Ardha dalam kategori Tilawah Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat menjadi gambaran nyata bahwa Al-Qur’an dapat dipelajari, dipahami, dan disampaikan melalui berbagai cara yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Hal ini sekaligus memperkuat pesan bahwa dakwah dan pembelajaran agama harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
DPD LDII Purwakarta menggarapkan Prestasi Ardha di tingkat nasional dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkannya membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan memberikan manfaat bagi sesama.